Hasil observasi situs etnomatematika Artefak Benteng Vredeburg

Hasil Observasi Artefak Etnomatematika


A.      Identifikasi Artefak Etnomatematika
1.       Site Etno: Benteng Vredeburg
2.       Kegiatan: Sabtu, 15 Februari 2020 (satu kali)
3.       Temuan:
a.       Pintu dan jendela berbentuk persegi panjang.
b.      Atap pada pintu gerbang dan bangunan lainnya berbentuk gabungan trapesium.
c.       Meriam yang berbentuk menyerupai tabung.
d.      Roda meriam yang berbentuk lingkaran.
e.      Alas penyangga meriam berbentuk balok
f.        Penyangga meriam berbentuk prisma trapesium.
g.       Kolam di luar benteng permukaannya berbentuk persegi panjang.
h.      Pintu gapura antar tiang gabungan dari bentuk persegi panjang dan setengah lingkaran.
i.         Miniatur tugu jogja gabungan dari beberapa balok.
j.        Puncak miniatur tugu yang berbentuk kerucut.
k.       Uang sejarah kertas dan logam pada permukaannya berbentuk persegi panjang dan lingkaran.
l.         Beberapa barang sejarah seperti piring dan bagian dari alat perfilman berbentuk lingkaran.

B.      Analisis Kompetensi Matematika dari Artefak
1.       Pintu dan jendela berbentuk persegi panjang.
a.       Untuk kompetensi kelas 7 SMP
b.      SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
c.       KD 3.11 :
      Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga  
      KD 4.11:
      Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga

2.       Atap pada pintu gerbang dan bangunan lainnya berbentuk gabungan trapesium.
a.       Untuk kompetensi kelas 7 SMP
b.      SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
c.       KD 3.11: 
      Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga .
      KD 4.11:
      Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga

3.       Meriam yang berbentuk menyerupai tabung.
a.       Untuk kompetensi kelas 9 SMP
b.      SK : Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola serta menentukan ukuran luas permukaan dan volumenya.
c.       KD 3.7 : 
      Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola).
      KD 4.7 :
      Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung

4.       Roda meriam yang berbentuk lingkaran.
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya.
c.       KD 3.7 : 
      Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya.
      KD 4.7 : 
      Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 

5.       Alas penyangga meriam berbentuk balok
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
c.       KD 3.9 : 
       Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas).
       KD 4.9 : 
       Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.

6.       Penyangga meriam berbentuk prisma trapesium.
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
c.      KD 3.9 : 
       Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas).
       KD 4.9 : 
       Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.

7.       Kolam di luar benteng berbentuk persegi panjang.
a.       Untuk kompetensi kelas 7 SMP
b.      SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
c.       KD 3.11: 
      Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga .
      KD 4.11:
      Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga.

8.       Pintu gapura antar tiang gabungan dari bentuk persegi panjang dan setengah lingkaran.
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
c.      KD 3.7 : 
      Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya.
      KD 4.7 : 
      Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 

9.       Miniatur tugu jogja gabungan dari beberapa balok.
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
c.       KD 3.9 : 
       Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas).
       KD 4.9 : 
       Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.

10.   Puncak miniatur tugu yang berbentuk kerucut.
a.       Untuk kompetensi kelas 9 SMP
b.      SK : Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola serta menentukan ukuran luas permukaan dan volumenya.
c.       KD 3.7 : 
      Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola).
      KD 4.7 :
      Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung

11.   Uang sejarah kertas dan logam pada permukaannya berbentuk persegi panjang dan lingkaran.
a.       Untuk kompetensi kelas 7 SMP
b.      SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.
c.       SK : Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya.
d.      KD : Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
e.      KD : Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 

12.   Beberapa barang sejarah seperti piring dan bagian dari alat perfilman berbentuk lingkaran.
a.       Untuk kompetensi kelas 8 SMP
b.      SK : Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya
c.       KD 3.8: 
      Menjelaskan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran dan cara melukisnya
      KD 4.8:
      Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran.


C.      Tabel Hubungan antara Objek Artefak, Kompetensi Matematika, dan Sintaks Pembelajaran
NO
Objek Artefak
Kompetensi Matematika
Sintaks
1. 
Pintu dan jendela berbentuk persegi panjang
Kelas: 7 SMP
SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
 KD 3.11 :
Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
KD 4.1:
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut
2.        
Atap pada pintu gerbang dan bangunan berbentuk trapesium
Kelas: 7 SMP
SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
 KD 3.11 :
Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
KD 4.1:
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut

Meriam berbentuk tabung
Kelas: 9 SMP
SK : Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola serta menentukan ukuran luas permukaan dan volumenya
KD 3.7 :
Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola
KD 4.7:
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung
Langkah-langkah model pembelajaran penemuan terbimbing (Inquiry) yang terdiri atas 6 langkah, yaitu:
1.   Orientasi terhadap masalah
2. Merumuskan masalah
3. Mengajukan hipotesis
4. Mengumpulkan informasi data
5. Menguji hipotesis
6. Menyimpulkan

Roda meriam berbentuk lingkaran
Kelas: 8 SMP
SK : Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya.
KD 3.7 :
Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya
KD 4.7 :
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 
1.        Memotivasi siswa (memfokuskan perhatian siswa)
2.        Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran
3.        Memulai pelajaran dengan mengajukan masalah (soal) yang “riil” bagi siswa sesuai dengan pengalaman dan tingkat pengetahuannya, sehingga siswa segera terlibat dalam pelajaran secara bermakna
4.        Permasalahan yang diberikan tentu harus diarahkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam pelajaran tersebut
5.        Siswa mengembangkan atau menciptakan model-model simbolik secara informal terhadap persoalan/masalah yang diajukan
6.        Pengajaran berlangsung secara interaktif.

Alas penyangga meriam balok
Kelas: 8 SMP
SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
KD 3.9 : 
Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)
KD 4.9 : 
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif yang terdiri atas 6 langkah, yaitu:
1.       Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
2.       Menyajikan informasi
3.       Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
4.       Membimbing kelompok bekerja dan belajar.
5.       Evaluasi
Memberikan penghargaan

Penyangga meriam berbentuk prisma trapesium
Kelas: 8  SMP
SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
KD 3.9 :
Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)
KD 4.9 :
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif yang terdiri atas 6 langkah, yaitu:
1.       Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
2.       Menyajikan informasi
3.       Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
4.       Membimbing kelompok bekerja dan belajar.
5.       Evaluasi
6.       Memberikan penghargaan

Kolam di luar benteng berbentuk persegi panjnag
Kelas: 7 SMP
SK : Memahami konsep segiempat dan segitiga dan menggunakannya dalam pemecahan masalah
 KD 3.11 :
Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
KD 4.1:
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang -layang) dan segitiga
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut

Pintu gapura antar tiang berbentuka gabungan persegi panjang dan setengah lingkaran
Kelas : 8 SMP
SK : memahami konsep gabungan segi empat dan lingkaran 
KD : Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga  
KD : Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya   
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut

Miniatur tugu jogja susunan balok
Kelas: 8 SMP
SK : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas dan bagian-bagiannya serta menentukan ukurannya.
KD 3.9 :
Membedakan dan menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas)
KD 4.9 :
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar (kubus, balok, prisma, dan limas) dan gabungannya.
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif yang terdiri atas 6 langkah, yaitu:
1.     Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
2.       Menyajikan informasi
3.       Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
4.      Membimbing kelompok bekerja dan belajar.
5.      Evaluasi
6.    Memberikan penghargaan

Puncak miniatur tugu berbentuk kerucut 
Kelas: 9 SMP
SK : Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola serta menentukan ukuran luas permukaan dan volumenya
KD 3.7 :
Membuat generalisasi luas permukaan dan volume berbagai bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola
KD 4.7:
Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas permukaan dan volume bangun ruang sisi lengkung (tabung, kerucut, dan bola), serta gabungan beberapa bangun ruang sisi lengkung
Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif yang terdiri atas 6 langkah, yaitu:
1.     Menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa.
2.       Menyajikan informasi
3.       Mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok-kelompok belajar.
4.      Membimbing kelompok bekerja dan belajar.
5.      Evaluasi
6.    Memberikan penghargaan

Uang sejarah kertas dan logam
Kelas: 8 SMP
SK: Memahami konsep segiempat dan lingkaran
KD : Mengaitkan rumus keliling  dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga  
KD : Menjelaskan sudut  pusat,  sudut keliling, panjang busur, dan luas juring lingkaran, serta hubungannya 
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut

Beberapa barang sejarah seperti piring dan bagian dari alat perfilman
Kelas: 7 SMP
SK : Menentukan unsur, bagian lingkaran serta ukurannya
KD 3.8: 
Menjelaskan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran dan cara melukisnya
KD 4.8:
Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan garis singgung persekutuan luar dan persekutuan dalam dua lingkaran.
Langkah-langkah model Problem Based Learning (PBL)
Fase 1: Orientasi siswa pada masalah, Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan perlengkapan penting yang dibutuhkan, memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Fase 2. Mengorganisasi siswa untuk belajar, Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut

D.      Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika
1.       RPP
a.       Pendahuluan
b.      Kegiatan Inti (Sintaks)
c.       Penutup
2.       LKS

E.       Simulasi/Praktek Pembelajaran dalam Bentuk Peer Teaching

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi Perkuliahan Etnomatematika

Refleksi Video Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika

RPP Luas Permukaan Tabung 9 SMP Kurikulum 2013