Refleksi Video Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika


Refleksi Video Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika

Oleh:
Novilia Risma Wigati
17301241005
noviliarisma.2017@student.uny.ac.id
Pendidikan Matematika I 2017
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)


Dosen Pengampu: 

Prof. Dr. Marsigit, M.A.
Anggit Revina Dewi Agustyani, M.Pd



Tugas ini untuk memenuhi kegiatan mata kuliah Etnomatematika.
Berikut ini pembahasan lebih lanjut mengenai tugas video pembelajaran: microteaching berbasis etnomatematika tentang

Video pembelajaran Etnomatematika di Youtube
Topik Pembelajaran: segitiga dan segiempat
Di MTS YPT Polewali

  1. Refleksi
a.      Isi Video
Pada video pembelajaran berbasis etnomatematika tersebut memuat langkah-langkah kegiatan pembelajaran sebagai berikut:
1)  Pembelajaran dibuka dengan seorang guru yang mengucapkan salam lalu siswa menjawab salam.
2)     Pak guru bertanya kabar siswa
3)   Pak guru bertanya kepada siswa tentang siapa saja yang tidak menghadiri pembelajaran serta alasannya.
4)      Berdoa bersama dengan dipimpin oleh ketua kelas.
5)      Pak guru melakukan absensi kelas.
6)    Kegiatan inti pembelajaran didahului dengan apersepsi. Apersepsi yang dilakukan oleh guru adalah dengan bertanya tentang segitiga dan segiempat sesuai pengetahuan yang pernah didapatkan saat SD.
7)      Siswa menyebutkan pengetian mengenai segitiga dan segiempat.
8)  Guru meminta siswa memberikan contoh ‘permainan Mandar’ yang berhubungan dengan segitiga dan segiempat.
9)   Siswa menggambarkan area/bidang permainan ‘Mandar’ atau ‘permainan Mallurus’ pada papan tulis.
10)  Guru membimbing siswa untuk menganalisis gambar yang telah dibuat.
11)  Guru memberikan beberapa pertanyaan kepada siswa yang diminta maju ke depan, misalnya:
-          Ada berapa segiempat pada gambar permainan tersebut?
-          Bentuk dari segi empat tersebut persegi atau persegi panjang?
-          Apa perbedaan persegi panjang dengan persegi?
12)  Guru menjelaskan jumlah persegi dan persegi panjang pada permainan.
13)  Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok.
14)  Guru membagikan Lembar Kerja Peserta Didik kepada setiap kelompok.
15)  Siswa berdiskusi di kelompoknya untuk mengumpulkan informasi solusi dari masalah yang ada pada LKPD.
16)  Guru memberikan waktu selama 20 menit kepada siswa untuk berdiskusi.
17)Guru menghimbau masing-masing kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya.
18)  Anggota kelompok mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas secara bergantian. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi berkaitan dengan bentuk segitiga dan segiempat pada permainan ‘Mandar’.
19)  Guru memberikan penguatan materi pembelajaran terkait dengan hasil diskusi yang telah dipresentasikan.
20)  Guru menyimpulkan pembelajaran bersama-sama dengan siswa.
21) Guru memberi informasi terkait topik dan kegiatan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.
22)  Guru memberi tugas untuk pertemuan selanjutnya.
23)  Guru memotivasi siswa.
24) Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan meminta ketua kelas memimpin doa lalu guru menutup dengan mengucapkan salam.

b.      Manfaat Video
Video pembelajaran berbasis etnomatematika tersebut sangat bermanfaat sehingga dapat dijadikan sebagai pedoman dan referensi untuk kegiatan pembelajaran di kelas VII SMP/MTS. Kompetensi pembelajaran yang disampaikan dikaitkan dengan kebudayaan daerah setempat (Polewali), yaitu permainan tradisonal. Sehingga akan memudahkan pemahaman konsep pengetahuan pada siswa terutama siswa di cakupan daerah tersebut. selain itu video pembelajaran tersebut juga bermanfaat karena diberikan keterangan terhadap kegiatan pembelajaran.

c.       Saran/ Komentar
1)      Pembelajaran tidak berpusat pada guru, tetapi guru mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran termasuk saat diskusi kelompok dan presentasi.
2)      Media yang digunakan adalah LKPD.
3)      Kegiatan pembelajaran tersebut interaktif antara guru dan siswa.
4)     Saat kelompok siswa mempresentasikan hasil diskusi pada LKPD, pembelajaran dapat menjadi lebih aktif jika adanya kesempatan bagi kelompok lain untuk memberi komentas/pendapat jika ada jawaban yang berbeda.
5)    Volume pada video pembelajaran kecil, akan lebih baik jika kamera diposisikan tidak terlalu jauh pada sumber suara/guru.
6)    Selain penguatan kompetensi yang diberikan oleh guru, guru juga dapat memberikan penguatan kompetensi berupa soal-soal latihan.



2. Skema Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika

    Berikut ini terlampir skema pembelajaran matematika berbasis Etnomatematika yang berkualitas. Dokumen





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi Perkuliahan Etnomatematika

RPP Luas Permukaan Tabung 9 SMP Kurikulum 2013